Libya: Sekitar 1.100 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan NATO

Libya: Sekitar 1.100 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan NATO

- detikNews
Kamis, 14 Jul 2011 09:31 WIB
Libya: Sekitar 1.100 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan NATO
Tripoli - Serangan udara NATO atas Libya belum juga berakhir. Penuntut umum Libya Mohamed Zekri Mahjubi mengklaim bahwa serangan NATO sejak Maret lalu telah menewaskan sekitar 1.100 warga sipil. Sekitar 4.500 orang lainnya luka-luka.

Hal itu disampaikan Mahjubi kepada para wartawan asing di Tripoli, ibukota Libya seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (14/7/2011).

Dikatakan Mahjubi, dirinya tengah berupaya untuk menuntut pemimpin NATO Anders Fogh Rasmussen di pengadilan Libya atas kejahatan perang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai Sekjen NATO, Rasmussen bertanggung jawab atas tindakan-tindakan organisasi ini yang telah menyerang orang-orang tak bersenjata, membunuh 1.108 warga sipil dan melukai 4.537 lainnya dalam pengeboman Tripoli dan kota-kota lain serta desa-desa," cetus Mahjubi.

Selain tuduhan kejahatan perang, Mahjubi juga menuduh Rasmussen mencoba membunuh pemimpin Libya Muammar Khadafi juga melakukan agresi sengaja terhadap warga tak bersalah dan pembunuhan anak-anak.

Mahjubi juga menuding pemimpin NATO tersebut mencoba menggulingkan rezim Libya dan menggantikannya dengan gerakan pemberontak yang berada di bawah kekuasaan NATO guna mengambil alih kekayaan Libya yang kaya minyak.

(ita/nrl)


Berita Terkait