Polisi Malaysia: Stop Hasut Rakyat Melalui Media Sosial!

Polisi Malaysia: Stop Hasut Rakyat Melalui Media Sosial!

- detikNews
Minggu, 10 Jul 2011 22:29 WIB
Polisi Malaysia: Stop Hasut Rakyat Melalui Media Sosial!
Kuala Lumpur - Kepala Kepolisian Malaysia Jenderal Polisi Tan Sri Ismail Omar mengingatkan kelompok-kelompok tertentu untuk menghentikan menghasut rakyat melalui layanan pesan singkat (SMS), Twitter dan Facebook sebagai pembalasan atas kegagalan demo besar-besaran yang dilakukan oleh gerakan Bersih 2.0, di Kuala Lumpur kemarin.

Dia mengatakan tindakan seperti itu sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kekacauan dan harus segera dihentikan.

"Kami mendesak orang untuk berpikir secara bijaksana dan berpartisipasi dalam menjaga perdamaian nasional. Tanggung jawab ini tidak terletak dengan polisi saja," katanya seperti dilansir kantor berita Malaysia, Bernama, Minggu (10/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan hal ini kepada wartawan usai presentasi Sertifikat Akreditasi untuk Korps Polisi Sarjana Sukarela di Universitas Teknologi Malaysia (UTM).

Ia mengatakan, saat ini polisi telah membebaskan sebanyak 1.667 demonstran. Namun penyelidikan kasus ini tetap akan terus dilakukan.

Kondisi di Kuala Lumpur berangsur normal sejak Sabtu malam. Polisi membongkar barikade dalam aksi terbesar di Malaysia sejak 2007 itu. Pelaku aksi menyebut ada 50.000 orang turun ke jalan, sementara polisi menyebut hanya ada 10.000 orang saja.

Pemilu di Malaysia akan berlangsung awal 2012. Demonstran meminta perubahan dan menolak jual beli suara dan rekayasa lainnya seperti pemilu sebelumnya.

(anw/fiq)


Berita Terkait