Dalam tweet-nya seperti diberitakan Malaysia Kini, Sabtu (9/7/2011), Anwar mengungkapkan dirinya mengalami luka ringan. Dua putrinya, Nurul Izzah dan Nurul Hana bahkan ditangkap dalam insiden tersebut.
Wakil Presiden partai PKR N Surendran membenarkan bahwa Anwar terluka di kepala dan salah satu lututnya.
Kepolisian Malaysia juga menangkap dua pemimpin utama kelompok Bersih yang mengorganisir aksi demo untuk menuntut reformasi pemilu itu. Keduanya adalah Ambiga Sreenivasan dan Maria Chin Abdullah. Mereka ditangkap saat polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan ribuan demonstran di Kuala Lumpur.
"Ambiga dan saya telah ditangkap polisi," ujar Maria Chin kepada kantor berita AFP, Sabtu (9/7/2011) saat dirinya sedang diangkut dengan mobil polisi untuk menuju sebuah lokasi. Dikatakannya, Ambiga telah dibawa ke kantor polisi.
Ambiga merupakan pemimpin Bersih yang merupakan mantan presiden Malaysian Bar Council. Wanita berumur 55 tahun itu termasuk satu dari delapan wanita di dunia yang menerima penghargaan dari Menteri Luar Negeri AS, Award for International Women of Courage pada tahun 2009.
(ita/ita)











































