Peristiwa ini terjadi di Kota Grand Rapids, Michigan seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (8/7/2011).
Rodrick Shonte Dantzler menembak dirinya sendiri setelah dikepung oleh polisi di sebuah rumah. Di rumah itu, pria berumur 34 tahun tersebut sempat menyandera tiga orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebelum itu, Dantzler telah melakukan penembakan massal di dua rumah yang menewaskan seorang anak berumur 10 tahun, lima wanita dan seorang pria. Polisi lantas mengejar pria itu. Kejar-kejaran mobil pun terjadi. Hingga akhirnya Dantzler masuk ke sebuah rumah dan menyandera orang-orang di dalamnya.
Selain menewaskan 7 orang, Dantzler juga melukai dua orang lainnya. Namun luka-luka kedua orang tersebut tidak serius.
Menurut anggota keluarga, Dantzler baru dilepaskan dari penjara belum lama ini. Pria itu belakangan terlihat sangat putus asa.
(ita/vit)











































