Demikian disampaikan kepala kepolisian Provinsi Khost Mohamad Zazai seperti dilansir harian Telegraph, Jumat (8/7/2011).
"Sayangnya delapan wanita, empat anak-anak dan seorang pria tewas dalam serangan udara NATO ke sebuah rumah penduduk di Distrik Dowamanda pada dini hari," kata Zazai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jasad komandan Haqqani dan tiga pejuang juga telah ditemukan dari daerah sekitar rumah tersebut," ujar Zazai.
Juru bicara gubernur setempat mengkonfirmasi bahwa warga sipil telah menjadi korban dalam insiden itu.
Pihak International Security Assistance Force (ISAF) pimpinan NATO menyatakan, mereka yang tewas adalah anggota keluarga jaringan Haqqani, yang menjadi target pasukan koalisi. NATO melancarkan serangan udara itu setelah pasukan Afghan ditembaki musuh.
Kematian warga sipil itu menimbulkan aksi protes warga yang memblokir jalan utama ke Kabul, ibukota Afghanistan.
Warga sipil paling sering menjadi korban dalam perang yang hampir berlangsung 10 tahun di Afghanistan. Pada tahun 2010 lalu, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat 2.777 warga sipil tewas di Afghanistan.
(ita/vit)










































