Juru bicara Angkatan Udara Jepang mengatakan, pilot tersebut mengirimkan sinyal darurat pada sekitar pukul 10.33 waktu setempat. Jet tempurnya kemudian menghilang dari radar sekitar 180 kilometer barat laut Pulau Okinawa.
Sang pilot saat itu mengoperasikan jet tempur itu seorang diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lima pesawat militer dan tiga kapal penjaga pantai dikerahkan untuk melakukan pencarian pilot tersebut. Sejauh ini pesawat militer telah menemukan bagian ekor jet tempur tersebut di lautan. Namun sang pilot belum ditemukan.
(ita/vit)











































