"19 Orang tewas disambar petir. Mereka tengah bersiap untuk segera pulang dari sekolah. Karena hujan turun dengan lebat, mereka berteduh dalam ruang kelas. Lalu tiba-tiba saja petir menyambar," ujar juru bicara kepolisian setempat seperti dikutip Reuters, Rabu (28/6/2011).
Sekolah tersebut berada di Kiryandongo. Daerah ini terletak sekitar 210 Km arah utara ibu kota Uganda, Kampala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uganda merupakan negara dengan tingkat kematian tertinggi akibat sambaran petir. Dalam beberapa minggu ini saja tercatat setidaknya 40 orang tewas akibat tersambar petir.
Pakar meteorologi setempat pun angkat bicara. Mereka mengkritik pemerintah yang tidak memasang konduktor pada bangunan yang rawan sambaran petir.
(adi/lrn)











































