Petraeus tinggal menunggu voting persetujuan seluruh anggota Senat AS yang diperkirakan akan digelar minggu ini. Namun, dengan disetujuinya pencalonan Petraeus ini, kemungkinan besar dia mampu memenangkan voting persetujuan tersebut.
"Komite dengan suara bulat, hari ini melaporkan pencalonan David Petraeus kepada Senat penuh (seluruh anggota Senat-red)," ujar Ketua Panel dari Partai Demokrat Dianne Feinstein dan dari Partai Republik Saxby Chambliss dalam pernyataan bersamanya, seperti dilansir AFP, Rabu (29/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petraeus juga disebut-sebut seorang abdi negara yang luar bisa dan juga salah satu perwira terbaik AS.
Sebelumnya, Presiden Barack Obama telah menunjuk Jenderal David Petraeus untuk menggantikan Leon Panetta. David Petraeus yang merupakan mantan komandan militer AS di Afghanistan ini dinilai mampu memimpin CIA dengan latar belakang militernya. Namun, saat itu penunjukkan ini masih membutuhkan persetujuan Senat untuk bisa direalisasikan.
Sementara itu, Leon Panetta juga telah diangkat Obama menjadi Menteri Pertahanan AS menggantikan Robert Gates yang segera memasuki masa pensiunnya setelah selama 5 tahun bertugas di Pentagon. Keputusan Obama ini diduga masih terkait dengan kebijakannya dalam me-reshuffle sejumlah pejabat keamanan AS
(nvc/fay)











































