Survei yang dilakukan harian bisnis Nikkei tersebut menunjukkan, 42 persen warga Jepang menginginkan Kan mundur secepat mungkin. Angka ini berarti dua kali angka dalam polling sebelumnya pada Mei lalu. Demikian seperti diberitakan Reuters, Senin (27/6/2011).
Sebanyak 18 persen pemilih lainnya mengatakan dia harus mundur pada akhir Agustus, saat berakhirnya sesi parlemen yang sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan para pejabat eksekutif partai termasuk Menteri Kepala Kabinet Yukio Edano dan Sekjen DPJ Katsuya Okada sepakat dalam pertemuan pada Minggu, 26 Juni kemarin bahwa Kan harus mengundurkan diri secepatnya.
Karena terus didesak, Kan pun berjanji akan mundur. Namun pemimpin negeri Sakura itu menolak menyebutkan kapan persisnya dia akan meletakkan jabatannya. Kan merupakan PM Jepang kelima dalam lima tahun terakhir.
(ita/ita)











































