Hu dihukum pada tahun 2008 karena dituduh menghasut subversi serta mengkritik masalah HAM di China. Para pendukungnya menganggap Hu pantas mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian, sebelum akhirnya jatuh ke Liu Xiaobo, aktivis pro demokrasi China, tahun lalu.
"Dia kembali ke rumah dengan orangtuanya dan saya," kata istri Hu, Zeng Jingyan, melalui telepon seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bebasnya Hu Jia hanya beberapa selang beberapa waktu sejak dibebaskannya Ai Weiwei, artis terkemuka dan aktivis China. Pembebasan itu juga dilakukan pada saat Perdana Menteri China Wen Jiabao berada di Eropa dalam kunjungan kenegaraannya ke Hungaria, Inggris, dan Jerman.
(irw/fiq)











































