India Akan Terus Bangun Pembangkit Nuklir

India Akan Terus Bangun Pembangkit Nuklir

- detikNews
Jumat, 24 Jun 2011 13:56 WIB
India Akan Terus Bangun Pembangkit Nuklir
New Delhi - Keadaan darurat nuklir yang terjadi di Fukushima, Jepang telah membuat pemerintah Jerman memutuskan untuk menutup seluruh pembangkit nuklir di negeri itu. Namun berbeda dengan India. Pemerintah New Delhi tidak akan menghentikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Menteri Perdagangan India Anand Sharma bahkan meminta adanya kerjasama yang lebih besar dengan Amerika Serikat soal energi nuklir.

Dalam kunjungan ke Washington, AS, Sharma mengungkapkan dirinya telah menerima banyak pertanyaan mengenai apakah India harus berpikir ulang soal kebijakan energi nuklirnya menyusul krisis nuklir di Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jawaban saya tidak," tegas Sharma seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (24/6/2011). Meski begitu, pejabat tinggi India itu mendukung langkah-langkah untuk meningkatkan standar keamanan pembangkit nuklir.

"Kami merasa ini sebuah bidang di mana kolaborasi atau kemitraan harus lebih ditingkatkan," kata Sharma dalam pertemuan Dewan Bisnis AS-India di Washington.

Kurang dari tiga pesen listrik di India saat ini berasal dari energi nuklir. Namun negeri itu berharap untuk meningkatkan angka tersebut hingga 25 persen pada tahun 2050 mendatang.

India terasing dari pasar nuklir global selama beberapa dekade dikarenakan kekhawatiran akan program senjata nuklirnya. Namun pada tahun 2008 lalu, India menandatangani kesepakatan bersejarah dengan AS yang membuka perdagangan nuklir.

Perusahaan-perusahaan Prancis, Rusia, AS dan Jepang sejak itu bersaing ketat untuk menjual reaktor-reaktor baru pada India.

Sejak krisis nuklir di PLTN Fukushima, para ahli lingkungan hidup dan warga India telah berkampanye untuk menghentikan pembangunan pembangkit nuklir yang akan dimulai pada tahun 2013 di Jaitapur, negara bagian Maharashtra.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads