"Kami akan melawan dan pertempuran akan terus berlangsung sampai kalian tersapu bersih. Namun kami tidak akan berakhir," kata Khadafi dalam pesan audionya yang disiarkan stasiun televisi Libya seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (23/6/2011).
"Tak akan ada lagi kesepakatan setelah kalian membunuh anak-anak kami dan cucu-cucu kami," kata Khadafi mengenai serangan udara NATO atas rumah Khuwildi Hemidi, sobat lama Khadafi. Dalam serangan 20 Juni lalu itu, beberapa anggota keluarga Hemidi tewas, termasuk tiga anak-anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atas hak apa kalian menargetkan para politikus dan keluarga mereka?" tanya Khadafi dalam pesannya tersebut. Menurut Khadafi, kantor Hemidi di Tripoli telah digempur empat kali.
"Mereka mencari dia karena dia pahlawan. Ketika mereka tidak menemukan dia di kantornya, mereka ingin membunuhnya di rumahnya," kata Khadafi.
"Kami akan bertahan, kami akan melawan dan kami tak akan menyerah. Seranglah dengan rudal-rudal kalian selama dua, tiga, 10 atau 100 tahun," cetus Khadafi.
(ita/fay)











































