Anton Terekhin, bocah berumur 9 tahun itu dan kakak perempuannya, Anastasia termasuk delapan orang yang selamat dalam insiden jatuhnya pesawat RusAir Tupolev 134 di wilayah Karelia. Sementara ibu kakak-beradik tersebut tewas seketika bersama 43 orang lainnya.
"Anton Terekhin meninggal semalam. Dia mengalami luka-luka parah," kata juru bicara Kementerian Kesehatan wilayah Karelia, Elena Kokovurova seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/6/2011).
Kokovurova mengatakan, kakak perempuan Anton yang berusia 14 tahun saat ini masih dirawat di rumah sakit. Dia telah dipindahkan ke Moskow bersama beberapa korban luka-luka lainnya. Kondisi gadis remaja tersebut saat ini stabil.
Pesawat Tupolev 134 jatuh ke jalan raya sekitar dua kilometer dari bandara Petrozavodsk, wilayah Karelia. Pesawat tua era Uni Soviet itu jatuh saat akan mendekati bandara untuk mendarat di tengah kabut tebal.
(ita/nrl)











































