Pengacara Mubarak, Farid al-Dib mengatakan kliennya menderita kanker perut sejak Agustus tahun lalu. Kondisi makin diperparah sejak Mubarak lengser dari tahtanya.
"Dia memiliki kanker perut dan tumor tumbuh," kata pengacara itu kepada AFP, Senin (20/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Mubarak, sejumlah mantan menteri juga menghadapi tuduhan korupsi. Mereka akan menjalani persidangan bertepatan dengan bulan Ramadan nanti.
"Presiden memiliki masalah jantung yang serius dan komplikasi dengan perutnya dari operasi dia di Jerman tahun lalu," tambah Dib.
Pada tanggal 31 Mei, jaksa penuntut umum menyebut Mubarak terlalu sakit untuk dipindahkan dari rumah sakit ke penjara. Mubarak resmi digulingkan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata yang mengambil alih kekuasaan Mubarak pada 11 Februari lalu.
Jaksa mengatakan Mubarak menderita sakit jantung. "Detak jantung yang tidak teratur yang dapat menyebabkan serangan jantung mendadak," imbuh jaksa.
(ape/Ari)










































