Karzai juga membantah pemberitaan bahwa pemerintahannya melakukan negosiasi dengan para pemimpin Taliban. Dikatakannya, pemerintah AS-lah yang melakukan negosiasi tersebut.
"Negosiasi telah dimulai dengan orang-orang ini," ujar Karzai mengacu ke Taliban. "Pasukan militer asing dan khususnya Amerika terus melakukan proses ini," imbuh Karzai dalam pidatonya di Kabul seperti diberitakan New York Times dan dilansir Sydney Morning Herald, Senin (20/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang saya telah berhenti mengucapkan itu, kecuali saat Spanta memaksa saya mengucapkan terima kasih," ujar Karzai menyebut penasihat keamanan nasionalnya, Rangin Spanta.
"Mereka di sini untuk tujuan mereka sendiri, untuk tujuan mereka sendiri dan mereka menggunakan tanah kita untuk itu," cetus Karzai.
Kedubes AS di Kabul, Afghanistan tidak secara langsung merespons pernyataan Karzai tersebut. "Kami telah berulang kali menyatakan bahwa kami mendukung proses rekonsiliasi Afghan dan kami akan berpartisipasi dalam proses itu," demikian pernyataan Kedubes AS.
Pada akhir Mei lalu, pejabat-pejabat AS diberitakan telah bertemu dengan seorang pembantu senior pemimpin Taliban Mullah Mohammed Omar sedikitnya tiga kali dalam beberapa bulan terakhir.
(ita/nrl)










































