Dalam penyelidikan terungkap, politikus Prancis itu awalnya sempat mengklaim memiliki kekebalan diplomatik saat dirinya ditangkap atas tuduhan percobaan pemerkosaan seorang pelayan hotel di New York, Amerika Serikat.
Demikian menurut transkrip kepolisian New York yang dirilis penuntut seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (17/6/2011).
Dalam transkrip itu diungkapkan kata-kata pertama yang dilontarkan Strauss-Kahn saat dirinya digiring oleh polisi untuk keluar dari pesawat Air France.
"Saya punya kekebalan diplomatik," demikian ujar Strauss-Kahn saat penangkapan dirinya pada 14 Mei lalu.
Namun kemudian ketika dibawa ke kantor polisi, Strauss-Kahn menarik ucapannya tersebut. "Tidak, tidak, tidak. Saya tidak mencoba menggunakan itu, saya cuma ingin tahu apakah saya butuh pengacara," ujar Strauss-Kahn ketika ditanya apakah dirinya memiliki status diplomatik tertentu.
Akibat kasus tersebut, Strauss-Kahn kemudian mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Managing Director IMF. Beberapa hari setelah penangkapan Strauss-Kahn, IMF menyatakan bahwa kekebalan diplomatik tidak berlaku dalam kasus ini karena dia berada di New York untuk urusan pribadi.
(ita/nrl)











































