Demikian dilaporkan media pemerintah setempat, Kamis (16/6/2011) sebagaimana dilansir AFP. Rakhat Aliyev, yang menikah dengan putri tertua Nazarbayev, Dariga, hingga bercerai pada 2007, telah dijatuhi hukuman penjara cukup lama dalam peradilan in absentia di Kazakhstan untuk kasus penculikan dan pembunuhan bankir tersebut.
Tekanan pada Wina untuk mengirim pulang musuh bebuyutan Presiden Nazarbayev yang dulunya orang kepercayaannya itu kini semakin meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Austria adalah mitra kita yang memiliki hubungan ekonomi yang besar. Sekarang pemerintah Austria tidak memiliki alasan untuk tidak mengekstradisi para kriminal itu sehingga keadilan bisa ditegakkan," imbuhnya.
Jaksa di Kazakh menjerat Aliyev dalam kasus pembunuhan dua manajer puncak bank bernama Nurbank, Zholdas Timraliyev dan Aybar Khasenov, pada tahun 2007. Jenazah keduanya ditemukan bulan lalu di kaki gunung ibukota finansial Kazakhstan, Almaty.
Kazakhstan telah mencari upaya ekstradisi pada Aliyev yang kabur ke Austria sejak 2007. Aliyev mengklaim dia adalah korban konspirasi politik yang bertujuan menjegal langkahnya menuju kursi kepresidenan menantang mertuanya sendiri. Mantan dubes untuk Austria ini pada tahun 2008 diadili secara in absentia atas berbagai tuduhan, termasuk penculikan dan upaya kudeta.
Wina menolak permintaan ekstradisi Kazakh, dengan menyatakan Aliev tidak akan mendapatkan peradilan yang adil di negerinya.
(nrl/nvt)











































