Insiden tersebut terjadi di Mahmud Raqi, ibukota Provinsi Kapisa, tak jauh dari Kabul, ibukota Afghanistan. Dalam peristiwa itu, seorang penyerang mengemudikan sebuah mobil yang dipenuhi bahan peledak. Mobil tersebut melaju menuju sebuah gedung pemerintah.
Kementerian Dalam Negeri Afghan menyatakan, pengemudi mobil itu kemudian meledakkan bom yang dibawanya ketika dihentikan oleh petugas di pos pemeriksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengatakan, pihaknya melakukan serangan tersebut. Pengeboman itu menurutnya, menargetkan Dubes Prancis untuk Afghanistan Bernard Bajolet dan tentara-tentara Prancis yang sedang berkunjung ke kantor gubernur saat kejadian.
Namun Bajolet mengatakan, dirinya sudah meninggalkan tempat tersebut sekitar 15 menit yang lalu ketika aksi bom bunuh diri itu terjadi.
(ita/nrl)











































