Deplu AS Ingatkan Adanya Risiko Aktivitas Teroris di Filipina

Deplu AS Ingatkan Adanya Risiko Aktivitas Teroris di Filipina

- detikNews
Rabu, 15 Jun 2011 10:59 WIB
Manila - Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat mengingatkan adanya risiko aktivitas teroris di Pulau Mindanao dan Kepulauan Sulu, Filipina. Namun diingatkan pula serangan-serangan teroris bisa terjadi di mana saja termasuk Manila, ibukota Filipina.

"Lokasi-lokasi yang ditargetkan mungkin tempat-tempat perkumpulan publik termasuk bandara, pusat perbelanjaan, pusat konferensi dan tempat-tempat publik lainnya," demikian pernyataan Deplu AS dalam travel alert yang dirilis hari ini seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/6/2011).

Dalam peringatannya, Deplu AS menekankan bahwa geng-geng penculik yang meminta uang tebusan masih aktif di seluruh Filipina dan telah menargetkan warga asing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deplu AS menyerukan para pelancong untuk ekstra berhati-hati jika bepergian ke Mindanao atau Sulu. Ditekankan pula bahwa kelompok-kelompok teroris wilayah tersebut sudah pernah melakukan aksi-aksi pengeboman di daerah tersebut.

Diimbuhkan Deplu AS, para pegawai pemerintah AS harus mendapatkan izin terlebih dahulu jika akan bepergian ke Mindanao ataupun Sulu.

Filipina telah lama dilanda aksi-aksi pemberontakan oleh sekitar 12 ribu pejuang Moro Islamic Liberation Front (MILF), yang menuntut dibentuknya negara muslim merdeka di Mindanao. Pemberontakan tersebut telah berlangsung selama 33 tahun.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads