Kapal berbendera Panama yang dioperasikan oleh Red Sea Navigation Company yang berbasis di Port Said, Mesir tersebut diserbu para pembajak Somalia pada awal Agustus 2010 lalu. Terdapat 23 kru di kapal tersebut.
Seorang perompak yang mengaku bernama Ali mengatakan pada Reuters bahwa mereka telah menerima uang tebusan dan mereka telah meninggalkan kapal tersebut. Demikian seperti diberitakan Reuters, Selasa (14/6/2011).
Andrew Mwangura, editor maritim The Somalia Report, membenarkan bahwa kapal MV Suez telah bebas dari para perompak. Dia juga membenarkan adanya pembayaran uang tebusan.
Aksi para perompak Somalia telah dikenal sejak lama. Mereka mengintai kapal-kapal yang berlayar di perairan Somalia dan Teluk Aden. Dalam aksinya, para perompak kerap meminta uang tebusan jutaan dolar.
(ita/nrl)











































