Dikatakan Debbie Wasserman Schultz, ketua Komite Nasional Demokrat, para pemimpin Partai Demokrat termasuk pimpinan minoritas DPR Nancy Pelosi telah memutuskan untuk melakukan desakan gabungan terhadap Weiner agar mundur begitu diperoleh kepastian bahwa dia tak berniat mundur.
"Pada akhirnya seorang anggota Kongres membuat keputusannya sendiri dan itu tentunya akan tergantung pada Anthony Weiner," kata Schultz dalam acara "Meet the Press" di stasiun televisi NBC seperti dilansir Reuters, Senin (13/6/2011).
"Namun kami telah menegaskan bahwa dia perlu untuk mengundurkan diri, dia perlu fokus untuk menyelesaikan masalah-masalah pribadinya sendiri, fokus ke keluarganya dan melakukan hal yang benar untuk konstituennya," tegas Schultz.
Partai Republik juga mendesak pengunduran diri Weiner. "Ini menjadi semakin tak masuk akal," cetus anggota DPR, Paul Ryan dari Partai Republik.
"Dia harus mundur.... karena kita punya pekerjaan penting untuk dilakukan. Dan ini benar-benar gangguan yang konyol," kata Ryan.
Weiner menjadi pemberitaan setelah dirinya mengirimkan foto close up selangkangannya ke seorang perempuan berusia 21 tahun lewat Twitter. Weiner awalnya membantah itu foto dirinya dan bersikeras bahwa akun Twitternya telah dibobol.
Namun belakangan, pria berumur 46 tahun yang menikahi Huma Abedin, staf senior Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton itu, mengakui perbuatannya. Dalam konferensi pers di New York, Senin, 6 Juni waktu setempat lalu, Weiner meminta maaf atas perbuatannya.
Sembari menangis, Weiner juga mengakui bahwa dirinya telah berhubungan secara tidak pantas dengan enam wanita selama 3 tahun melalui Twitter, Facebook dan telepon. Namun Weiner mengaku belum pernah bertemu atau berhubungan secara fisik dengan mereka. Dia juga menyatakan tidak pernah berhubungan seks dengan orang yang bukan istrinya.
(ita/fay)











































