Dalam insiden tersebut, tiga pemuda tewas seketika dan 14 mengalami luka-luka. Dua bom yang diletakkan di pinggir jalan meledak. Sementara satu orang lainnya tewas dalam perjalan menuju rumah sakit. Salah satu korban adalah seorang polisi.
Seperti dikutip dari AFP, Senin (13/8/2011), pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan sebelum insiden terjadi belasan pemuda sedang bertanding sepak bola di Qaiyara, 230 kilometer (140 mil) utara ibukota di provinsi Nineveh.
Β
Serangan bom terus datang hanya beberapa bulan setelah tentara AS menarik diri. Sekitar 45.000 tentara AS masih ditempatkan di Irak. Sesuai ketentuan pakta keamanan semua tentara Amerika harus meninggalkan negara tersebut pada akhir tahun.
(ash/ape)











































