Taliban Bantah Otaki Bom yang Tewaskan 35 Warga Pakistan

Taliban Bantah Otaki Bom yang Tewaskan 35 Warga Pakistan

- detikNews
Minggu, 12 Jun 2011 13:16 WIB
Peshawar - Kelompok Taliban di Pakistan membantah bertanggung jawab atas dua ledakan bom di tengah pasar di Peshawar yang menewaskan 35 orang. Ini adalah ledakan terburuk sejak pasukan khusus AS menewaskan Osama Bin Laden.

Ledakan di pasar Khyber ikut merusak hotel, toko dan asrama pelajar. Ledakan pertama terjadi pada Sabtu (11/6) pukul 23.30 malam waktu setempat. Saat warga dan tim medis datang, terjadi ledakan kedua yang diduga kuat merupakan bom bunuh diri.

"35 orang tewas, 80 orang terluka. Ledakan pertama untuk memancing orang datang, dan bom kedua barulah bom yang besar," kata pejabat kepolisian setempat Ijaz Khan kepada AFP, Minggu (12/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bom itu ikut menewaskan dua wartawan dari Pakistan Today dan The News. Kelompok Taliban yang sudah bersumpah membalas dendam kematian Osama, membantah bertanggung jawab. Menurut mereka, target Taliban adalah pemerintah dan militer Pakistan.

"Kami tidak melakukan serangan di Peshawar. Ini upaya intelijen asing untuk menyudutkan kita. Kami tidak menargetkan warga tak berdosa. Target kami jelas, pasukan keamanan dan pemerintah yang mendukungnya," kata Jubir Tehreek-e-Taliban, Ehsanullah Ehsan.

(fay/lh)


Berita Terkait