Atas temuan itu, pemerintah Thailand mengimbau publik untuk tidak panik. Alasannya, bakteri E. coli terdiri dari beberapa jenis. Ada yang mematikan, ada pula yang tidak berbahaya untuk kesehatan. Untuk memastikan jenis strain bakteri tersebut harus dilakukan pemeriksaan.
"Kami butuh waktu tiga sampai lima hari untuk memeriksa strain bakteri tersebut," kata Sathaporn Wongcharoen, Dirjen Departemen Sains Medis Kementerian Kesehatan Publik Thailand seperti dilansir AFP, Sabtu (11/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setidaknya 30 orang telah tewas di Jerman akibat wabah bakteri E. coli. Bakteri pembunuh tersebut juga telah menyebabkan lebih dari 2.800 orang di setidaknya 14 negara jatuh sakit. Pemerintah Jerman kini yakin bahwa sayuran tauge yang ditanam secara lokal di Jerman utara merupakan sumber wabah bakteri mematikan tersebut.
(ita/ita)











































