Namun otoritas Malaysia menduga, wanita berumur 26 tahun itu mati kelaparan. Sebab para pemeriksa medis di University Malaya Medical Centre (UMMC) menemukan bahwa tubuh PRT tersebut kurus kering saat meninggal.
"Dia sangat kurus dan sangat mungkin dia tidak diberi makan selama beberapa bulan," ujar sumber seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Kamis (9/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isti telah dinyatakan meninggal setibanya di UMMC pada Minggu, 5 Juni sekitar pukul 07.50 waktu setempat. TKI tersebut dibawa ke rumah sakit oleh majikannya.
Dalam pemeriksaan awal pada jasadnya ditemukan adanya memar-memar baru dan bekas-bekas luka lama di punggung, kening dan kakinya.
Majikan Isti yang merupakan pasangan suami istri berumur 50-an tahun melaporkan kematian Isti ke polisi. Kedua majikan Isti kemudian ditahan polisi. Keduanya akan ditahan hingga 11 Juni mendatang dan saat ini tengah diselidiki atas dugaan pembunuhan Isti.
Isti masuk ke Malaysia secara legal. Wanita itu telah bekerja sebagai PRT di negeri jiran tersebut sejak Desember 2008 lalu.
(ita/nrl)










































