Seperti yang diberitakan reuters, Rabu (8/6/2011) dari harian Sydney Herald, pencarian tersebut dilakukan setelah merespon permintaan dari lembaga Freedom of Information (FOI) untuk merilis dokumen tersebut demi kepentingan publik.
"File tidak bisa ditemukan dan markas komando secara resmi menyatakan file ini dianggap hilang," kata asisten direktur FOI, Natalie Carpenter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
File yang tersisa tersebut melaporkan secara rinci penampakan UFO di seluruh Australia dan di berbagai belahan dunia, termasuk kehidupan orang-orang di kota dekat Woomera, di negara bagian Australia Selatan.
Pada sekitar tahun 2000, militer Australia sendiri telah memutuskan untuk berhenti mencatat laporan penampakan UFO.
(fiq/mok)











































