Vonis mati itu juga telah disetujui oleh Mahkamah Agung China, yang menyebut perbuatan Yao sebagai kejahatan "paling keji dan menjijikkan."
Demikian seperti diberitakan kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir AFP, Selasa (7/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Zhang sebenarnya hanya mengalami luka-luka ringan akibat kecelakaan tersebut. Namun bukannya menolong korban yang terluka, Yao malah menikam Zhang berulang kali dengan pisau saat wanita itu memandangi plat mobil Yao.
Yao yang merupakan mahasiswa di sekolah musik Xian Conservatory of Music tersebut, kemudian kabur. Namun tak lama kemudian dia berhasil ditangkap. Yao mengaku membunuh korban karena khawatir wanita itu akan menimbulkan kesulitan akibat kecelakaan tersebut.
(ita/nrl)











































