Demikian diungkapkan pejabat-pejabat pemerintah AS seperti diberitakan CNN, Selasa (7/6/2011.
Saleh terluka akibat serangan artileri ke istana kepresidenannya pada Jumat, 3 Juni lalu. Akibatnya, Saleh dibawa ke sebuah rumah sakit di Riyadh, Arab Saudi untuk menjalani perawatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, stasiun televisi Saudi, Ekhbariya melaporkan, Saleh telah menjalani dua operasi di Saudi dan akan kembali ke Yaman setelah sembuh. Kepulangannya akan terjadi dalam beberapa hari.
Namun seorang pakar Timur Tengah, Christopher Boucek, meragukan Saleh akan kembali ke Yaman.
"Rezim masih bersikeras bahwa dia (Saleh) akan kembali, dan mereka mengatakan dia akan kembali dalam beberapa hari, jika tidak berminggu-minggu," kata Boucek. "Namun saya sama sekali tak melihat opsi tentang bagaimana dia bisa kembali dan tetap menjadi presiden," imbuhnya.
(ita/nrl)











































