Menteri Kesehatan Suriah Wael al-Halki mengatakan kepada kantor berita resmi Yaman, SANA seperti dilansir Reuters, Senin (6/6/2011), korban jiwa termasuk seorang wanita dan seorang anak. Dikatakannya, sebanyak 350 orang lainnya mengalami luka-luka tembakan.
Aksi demo tersebut digelar untuk menandai peringatan ke-44 tahun kekalahan Arab dalam perang Timur Tengah tahun 1967 ketika Israel menguasai Golan Heights, serta Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Israel menuding Presiden Suriah Bashar al-Assad membiarkan aksi protes di Golan sebagai upaya mengalihkan perhatian dunia dari kekerasan yang dilakukan otoritas Suriah terhadap para demonstran antipemerintah.
Tiga pekan lalu, pasukan Israel juga menembak mati 13 demonstran Palestina yang mencoba melewati perbatasan Israel dengan Libanon dan Suriah.
(ita/nrl)











































