Presiden Yaman Dirawat di Saudi

Presiden Yaman Dirawat di Saudi

- detikNews
Minggu, 05 Jun 2011 12:22 WIB
Presiden Yaman Dirawat di Saudi
Riyadh - Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh yang didemo rakyatnya sejak Februari, tengah berada di Riyadh untuk perawatan medis, setelah terluka dalam serangan roket pada hari Jumat (3/6).

"Presiden Yaman telah tiba bersama pejabat dan warga yang menderita luka yang berbeda, untuk menjalani perawatan di Arab Saudi," jelas Istana Kerajaan Saudi, seperti dilansir Al Jazeera, Minggu (5/6/2011).

Saleh terluka akibat serangan roket di Istana Kepresiden, sebuah serangan yang menandai eskalasi konflik menuju perang saudara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang didapat Al Jazeera, Saleh telah tiba di Lanud King Khalid di Riyadh dan dikirim ke rumah sakit militer.

Saleh menderita "luka bakar dan goresan pada wajah dan dada," kata seorang pejabat. Sebelumnya, pejabat Yaman menyebut Saleh menderita "luka ringan di bagian belakang kepala".

Sementara itu, sumber Al Jazeera menyatakan bahwa wakil presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi menjadi Pjs presiden dan panglima tertinggi angkatan bersenjata.

Gedung Putih memastikan bahwa pembantu Presiden Obama telah berbicara dengan Hadi, meskipun rincian pembicaraan mereka belum diketahui.

Sedangkan sumber BBC menyebutkan, Saleh menderita luka bakar dan terkena serpihan roket dalam serangan hari Jumat (3/6). Sumber-sumber tersebut mengatakan pecahan peluru artileri menembus di bawah jantung Presiden Saleh dan dia menderita luka bakar derajat kedua (serius) di wajah dan dada.

Aparat pemerintah belum mengukuhkan pernyataan sumber-sumber tersebut.

Kalangan pejabat Yaman sebelumnya membantah laporan-laporan bahwa Saleh telah meninggalkan negaranya.

Presiden Saleh mengudarakan pesan audio Jumat larut malam waktu setempat dan menyatakan dia dalam keadaan sehat. Namun, dia belum muncul di depan publik.

Namun, masih ada spekulasi beredar mengenai kondisi sang presiden pasca serangan.


(nrl/vit)


Berita Terkait