Informasi tersebut diperoleh dari surat kabar Yomiuri Shimbun mengutip data dari Departemen Keuangan seperti dikutipd ari AFP, Sabtu (4/6/2011). Dewan Keamanan PBB dengan dukungan dari negara-negara Arab dan Afrika, pada 26 Februari mengeluarkan sanksi terhadap rezim Kadhafi dengan tujuan menghentikan tindakan keras terhadap pasukan anti-pemerintah.
Pada bulan Maret, kabinet Perdana Menteri Naoto Kan menyetujui sanksi, termasuk di dalamnya membekukan aset dan larangan bepergian terhadap para pemimpin beberapa rezim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bisa melaporkan bahwa hingga hari ini setidaknya 30 miliar aset-aset pemerintah Libya di bawah yurisdiksi AS telah diblokir atas perintah yang dikeluarkan Presiden Obama," ujar pejabat senior Departemen Keuangan AS, David Cohen.
"Ini pemblokiran terbesar di bawah program sanksi yang pernah ada," imbuh Cohen dalam konferensi pers di Washington seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (1/3).
(ape/did)











































