Seperti yang diberitakan reuters, Sabtu (4/6/2011), Kevorkian meninggal di RS Beaumont, Royal Oak, Michigan, tempatnya dirawat selama 2 minggu terakhir.
Sosok Jack Kevorkian menjadi kontroversial karena kerap membantu pasien yang sudah tidak mempunyai harapan hidup lagi untuk mengambil jalan bunuh diri. Di satu sisi dia dianggap pahlawan karena membantu penderitaan orang, di sisi lain dia dicap pembunuh berdarah dingin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kevorkian pertama kali mempraktekkan metode euthanasia pada 1990. Kala itu penderita Alzheimer mengakhiri hidupnya dengan bantuan mesin rancangan Kevorkian yang membuat pasien tersebut bisa menginjeksi obat mematikan sendiri.
Metode 'penghabisan nyawa' ala Kevorkian tidak bisa tersentuh selama bertahun-tahun sampai pada tahun 1999. Waktu itu Kevorkian kalah karena CBS menyiarkan rekaman Kevorkian sedang membantu proses euthanasia pada salah satu pasiennya.
Karena kasus ini Kevorkian dipenjara 8 tahun. Selepas dari penjara tahun 2007, dia berjanji tidak akan mempraktekkan lagi eutanasia.
(gah/mok)











































