Dua anggota dewan provinsi Salaheddin dan seorang petugas polisi senior menjadi korban luka ketika bom tersebut meledak sekitar pukul 12:45 waktu setempat atau sekitar 09:45 WIB
"Kami telah menerima 17 mayat, dan sekitar 50 orang lainnya terluka. Di antara yang luka adalah dua dewan provinsi dan Letnan Kolonel Khalil al-Ramul," ujar dokter di rumah sakit Tikrit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan hari Jumat itu adalah paling mematikan di Tikrit sejak serangan 29 Maret Al-Qaeda di kantor propinsi dewan kota, yang menyebabkan pertempuran senjata berdarah paling panjang dengan pasukan keamanan yang menewaskan 58 orang tewas.
Serangan itu dilakukan sehari setelah rangkaian serangan bom terkoordinasi di Irak barat menewaskan 10 orang. Yang menimbulkan pertanyaan adalah mengenai kemampuan pasukan keamanan Irak yang tinggal beberapa bulan lagi menjelang penarikan penuh pasukan AS.
(her/her)











































