Mladic Sebut Tuduhan Terhadap Dirinya Bohong Besar

Mladic Sebut Tuduhan Terhadap Dirinya Bohong Besar

- detikNews
Sabtu, 04 Jun 2011 01:15 WIB
Mladic Sebut Tuduhan Terhadap Dirinya Bohong Besar
Den Haag - Mantan komandan angkatan bersenjata Serbia Ratko Mladic membantah bila dirinya disebut sebagai penjahat perang yang telah membantai 8.000 warga Muslim Bosnia di kota Srebenica di tahun 1995. Bantahan tersebut ia lontarkan dalam persidangan PBB untuk penjahat perang.

Seperti yang dikutip dari Reuters.com, Jumat (3/6/2011) Mladic menyatakan kepada majelis hakim bahwa dia pernah sakit parah dan sekarang dalam keadaan 'yang sangat menyedihkan'. Dengan sedikit emosi, Mladic juga menyatakan bahwa dia tidak ingin mendengar satu katapun yang berkaitan dengan tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya.

"Seluruh dunia mengenal saya. Saya adalah Jenderal Ratko Mladic. Saya telah membela rakyat saya, negara saya, dan sekarang saya membela diri saya sendiri. Yang ingin saya katakan adalah, saya ingin hidup sebagai orang yang bebas dan tidak bersalah," ujar Mladic dalam persidangan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratko Mladic juga dituntut dengan tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan untuk aksinya yang melakukan pengepungan terhadap kota Sarajevo pada 1992 hingga 1995, yang menyebabkan sekitar 12,000 orang tewas. Dalam dakwaannya majelis hakim yang dipimpin oleh hakim Alphons Orie, menyatakan bahwa angkatan militer bersenjata Serbia telah melakukan aksi 'membunuh, melukai, dan meneror' orang-orang yang berada di ibukota Bosnia.

Mladic, pernah dikenal sebagai tokoh yang gagah dan mengerikan di medan perang. Ratko Mladic yang saat ini berumur 69 tahun, tampak jauh lebih tua dari umur yang sebenarnya. Penyakit stroke yang kemungkinan pernah dideritanya tampak meninggalkan bekas di wajahnya.

(her/her)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads