Jaringan televisi Al Jazeera menyatakan bahwa ledakan terjadi di luar Hotel Tibesti. Sementara televisi lainnya mengungkapkan bahwa ledakan terlihat dari sebuah mobil yang diparkir di samping gedung. Mobil itu tampak terbakar.
Seorang saksi mata seperti dikutip reuters, Kamis (2/6/2011), menyebutkan belum ada korban dalam kejadian itu. Saksi mata itu melihat setidaknya ada 5 mobil yang terbakar.
Hotel tersebut, yang menghadap ke laut, baru saja dipakai kalangan oposisi Libya dan Dewan Transisi Nasional untuk bertemu dengan para wartawan.
Sementara ini, belum ada pernyataan resmi dari apa yang terjadi di Benghazi, wilayah dikuasai oposisi Libya ini. Namun, ledakan dahsyat itu diduga berasal dari bom.
(irw/irw)











































