Berbicara di Brussels, Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan, hengkangnya pemimpin Libya, Kolonel Muammar Khadafi, tinggal menunggu waktu saja.
"Pertanyaannya adalah apakah Khadafi akan pergi, tapi kapan. Itu bisa memakan waktu lama, tapi juga bisa terjadi besok," kata Rasmussen seperti dikutip dari reuters, Rabu (1/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aliansi militer, yang mengambil komando kampanye serangan udara di Libya sejak tanggal 31 Maret lalu, telah memperpanjang misinya selama 90 hari. Keputusan itu diambil setelah Khadafi memutuskan tidak akan mundur dari kursi kekuasaannya.
Beberapa pekan terakhir, NATO telah meningkatkan kampanye pemboman terhadap pasukan Khadafi. Namun, sejumlah analis mengatakan, serangan itu belum memberikan pukulan yang berarti untuk menggulingkan Khadafi yang berkuasa di Libya puluhan tahun tersebut.
Konflik di Libya diprediksi akan berlangsung setidaknya dalam beberapa bulan lagi.
(irw/adi)










































