NATO Terus Gempur Libya, Khadafi Tak Akan Mundur

NATO Terus Gempur Libya, Khadafi Tak Akan Mundur

- detikNews
Rabu, 01 Jun 2011 12:41 WIB
NATO Terus Gempur Libya, Khadafi Tak Akan Mundur
Tripoli - Pesawat-pesawat tempur NATO terus membombardir Tripoli, ibukota Libya. Setidaknya empat serangan udara dilancarkan di Tripoli pada Selasa malam waktu setempat.

Belum ada laporan korban maupun kerusakan akibat serangan tersebut. Demikian seperti diberitakan AFP, Rabu (1/6/2011).

Lebih dari sepekan ini, pesawat-pesawat tempur NATO menggencarkan serangan di Tripoli. Khususnya di distrik Bab al-Aziziya, lokasi kediaman pemimpin Libya Muammar Khadafi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, juru bicara pemerintah Libya Mussa Ibrahim mengatakan, 718 warga sipil telah tewas selama serangan-serangan udara NATO yang dimulai sejak 19 Maret hingga 26 Mei. Selain itu 4.067 orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Ditegaskan Ibrahim, Khadafi tidak akan mundur. Menurutnya, kepergian Khadafi akan menjadi skenario terburuk bagi Libya. Diingatkan Ibrahim, kekacauan akan timbul tanpa Khadafi berkuasa dan Libya akan mengalami perang saudara.

Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma juga menyatakan bahwa Khadafi tak akan meninggalkan Libya.

"Kolonel Khadafi meminta dihentikannya bombardir guna memungkinkan dialog Libya. Dia menekankan bahwa dirinya tidak siap untuk meninggalkan negara," demikian pernyataan kantor Zuma usai pertemuan dengan Khadafi pada Senin, 30 Mei lalu.


(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads