Untuk membahas krisis ketimun pembunuh ini, Menteri Urusan Konsumen Ilse Aigner menggelar pertemuan darurat dengan Menteri Kesehatan Daniel Bahr dan para perwakilan pemerintah regional. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (31/5/2011).
Akibat krisis ini, pemerintah Belgia dan Rusia telah melarang impor sayur-sayuran dari Spanyol, yang diyakini sebagai sumber sebagian ketimun berbahaya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekan lalu otoritas Jerman mengingatkan masyarakat untuk tidak memakan sayuran mentah. Peringatan itu dikeluarkan setelah ditemukannya bakteri pada ketimun organik yang diimpor dari Spanyol.
Namun meski begitu, pejabat-pejabat Jerman mengaku belum yakin akan penyebab wabah mendadak E. coli tersebut. Bakteri itu bisa menyebabkan diare parah yang disertai darah dan kerusakan hati serius serta kegagalan ginjal dan bahkan bisa mengakibatkan kematian.
Wabah E.coli ini juga melanda negara-negara lain seperti Inggris, Denmark, Swedia dan Belanda. Namun kebanyakan kasus tampaknya melibatkan orang-orang yang belum lama ini dari atau pergi ke Jerman.
(ita/nrl)











































