Menurut kantor berita Al Jazeera yang dikutip dari Reuters, Jumat (27/5/2011), penutupan Kedubes Qatar di Yaman sudah dilakukan sejak hari Kamis (26/5) waktu setempat. Dengan ditutupnya kantor Kedubes tersebut, seluruh staf diplomatik dari Qatar juga ditarik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat dampak kerusuhan.
Sebelumnya, Amerika Serikat juga telah memerintahkan semua diplomatnya serta anggota keluarga staf kedutaan untuk meninggalkan Yaman karena pertempuran yang semakin marak. Departemen Luar Negeri AS juga memperingatkan warga Amerika agar tidak bepergian ke Yaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi demonstrasi menuntut pengunduran dirinya terus terjadi. Bukannya mengajak warganya berdialog, Pemerintahan Saleh justru memerintahkan aparat polisi untuk bertindak keras terhadap para demonstran. Akibatnya, ratusan warga Yaman telah tewas selama pergolakan tersebut.
(lia/her)











































