Demikian diberitakan kantor berita resmi Yaman, Saba dan dilansir AFP, Kamis (26/5/2011). Dengan empat korban jiwa tersebut berarti sejak Senin, 23 Mei lalu sudah 48 orang yang tewas dalam bentrokan antara para pendukung Saleh dengan kelompok penentangnya.
Bentrokan itu terjadi ketika para pejuang yang setia pada pemimpin suku Sadiq al-Ahmar menyerang dan mencoba mengambil alih gedung-gedung pemerintah di Sanaa. Mereka pun berhadapan dengan tentara Yaman dan massa pendukung Saleh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saleh yang telah berkuasa selama tiga dekade lebih itu bersikeras menolak untuk mundur. Padahal sejak Januari lalu, aksi demonstrasi menuntut pengunduran dirinya terus terjadi.
Pemerintahan Saleh memerintahkan aparat polisi untuk bertindak keras terhadap para demonstran. Akibatnya, ratusan warga Yaman telah tewas selama pergolakan tersebut.
(ita/nrl)











































