Demikian statemen bersama Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Inggris David Cameron di London, Selasa (24/5/2011). Obama berada di Inggris dalam rangka turnya ke negara-negara Eropa.
"Kami enggan menggunakan kekerasan, tapi kita tahu bahwa kita punya tanggung jawab untuk bertindak," kata keduanya seperti ditulis harian The Times dan dikutip oleh reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah mendegradasi mesin perangnya (Khadafi) dan mencegah bencana kemanusiaan. Dan kami akan terus menegakkan resolusi PBB dengan sekutu kami sampai (resolusi) benar-benar mereka penuhi," demikian Obama dan Cameron.
Negara-negara NATO, dipimpin oleh Inggris, Perancis dan Amerika Serikat, melakukan serangan ke Libya sejak beberapa waktu lalu. Serangan itu sedikit banyak telah melumpuhkan pasukan Khadafi, yang berusaha meredam pemberontakan di Libya.
Resolusi Dewan Keamanan PBB 1973 antara lain berisi zona larangan terbang di Libya, perintah untuk gencatan senjata, penghentian serangan terhadap warga sipil, penghormatan terhadap HAM, serta pemenuhan aspirasi masyarakat Libya. Hingga kini, Khadafi masih bertahan dengan sikap yang diambilnya.
(irw/irw)











































