Demikian diberitakan situs berita Prancis, Atlantico.fr seperti dilansir harian Inggris, Telegraph, Selasa (24/5/2011).
Menurut situs tersebut, Kepolisian New York telah mengirimkan hasil tes DNA tersebut kepada otoritas Prancis pada Minggu, 22 Mei lalu. Hasil tes tersebut diperkirakan akan dipublikasikan segera.
Strauss-Kahn ditangkap pada 14 Mei lalu atas tuduhan melakukan penyerangan seksual dan mencoba memperkosa seorang pelayan Hotel Sofitel di Manhattan, New York. Politikus terkemuka Prancis itu telah membantah tujuh dakwaan kekerasan seks yang menjeratnya. Jika terbukti bersalah, pria berumur 62 tahun itu bisa diancam penjara maksimum 25 tahun.
Atas kasus ini, Strauss-Kahn telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur IMF.
Dalam surat pengunduran dirinya, Strauss-Kahn menyatakan: "Saya membantah sekeras-kerasnya tuduhan-tuduhan yang sekarang saya hadapi. Saya yakin kebenaran akan muncul dan saya akan dibebaskan."
(ita/nrl)











































