Jenderal Chen: Tak Perlu Khawatirkan Cina

Jenderal Chen: Tak Perlu Khawatirkan Cina

- detikNews
Jumat, 20 Mei 2011 15:11 WIB
Jenderal Chen: Tak Perlu Khawatirkan Cina
Den Haag - Tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan peningkatan anggaran dan modernisasi militer Cina. Cina tidak berambisi untuk menantang atau melawan Amerika Serikat (AS).

Demikian disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) Tentara Pembebasan Rakyat (Angkatan Bersenjata RRC, red) Jenderal Chen Bingde dalam pertemuan di markas militer AS, Pentagon, seperti dilansir NRC Handelsblad (19/5/2011).

"Percepatan modernisasi militer China, terutama Angkatan Laut dan Angkatan Udara, tak perlu dikhawatirkan oleh AS," ujar Jenderal Chen, yang juga menyampaikan hal sama di National Defense University, Washington DC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lanjut Chen, di bidang teknologi persenjataan, doktrin, anggaran dan pengalaman operasional, selisih antara AS dan Cina sangat jauh sehingga 'sangat aneh' jika AS merasa khawatir tentang Cina.

"Cina belum memiliki armada kapal induk dan masih baru mulai mengembangkan pesawat tempur stealth (siluman, red)," tegas Chen.

Peningkatan anggaran tahunan militer Cina sebesar 11% dari GDP (USD 5,87 triliun, IMF 2010), pengembangan armada kapal induk, dan modernisasi persenjataan Cina selama ini dipantau di Washington dengan penuh kekhawatiran.

Kunjungan Jenderal Chen ke AS merupakan kunjungan petinggi militer Cina yang pertama dalam 7 tahun terakhir. Bersama sejawat AS, Chen mengumumkan bahwa militer Cina-AS akan melakukan bantuan kemanusiaan bersama di daerah bencana. Selain itu markas militer Peking-Pentagon akan dihubungkan dengan sambungan telepon khusus.

Pada saat bersamaan di Cina kedatangan delegasi PM Yusuf Raza Gilani dari Pakistan. Galiani yang sedang bersitegang dengan AS, memperoleh penegasan dari PM Wen Jia Bao bahwa terlepas dari perubahan lansekap internasional, Cina akan tetap sebagai sahabat Pakistan.

"Kemerdekaan, kedaulatan, dan integritas teritorial Pakistan harus dihormati," tandas pemimpin Cina itu.

Cina sudah sejak 60 tahun terakhir mendukung Pakistan di bidang ekonomi dan militer untuk mengimbangi India dan AS di kawasan.

(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads