Menurut media Prancis, Paris Match, wanita berumur 32 tahun itu bernama Nafissatou Diallo. Imigran asal Guinea, Afrika Barat itu memiliki seorang anak perempuan berumur 15 tahun. Menurut Paris Match, wanita yang tidak menikah itu melahirkan anaknya saat berumur 17 tahun.
Sejumlah media Prancis menaruh kecurigaan atas kebenaran pengakuan Diallo bahwa dirinya telah mengalami penyerangan seks di kamar suite 2806 yang ditempati DSK. Situs berita Prancis, nanojv misalnya, menyoroti pernyataan pengacara Diallo bahwa wanita itu tidak mengenal siapa DSK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media Prancis lainnya, Le Monde memberitakan bahwa Diallo yang bisa berbahasa Prancis itu saat ini disembunyikan oleh otoritas AS.
Menurut Le Monde, hal ini menimbulkan pertanyaan. Mengapa otoritas AS harus "peduli" pada seseorang yang bukan warga negara AS yang menuduh seorang pria mencoba memperkosanya. Lain hal jika Diallo adalah seorang istri mafia yang menyerahkan bukti-bukti ke otoritas AS, maka hal itu adalah normal.
(ita/nrl)











































