Menangis Terus, Korban Telepon Kakaknya Setelah Kejadian

Skandal Seks Bos IMF

Menangis Terus, Korban Telepon Kakaknya Setelah Kejadian

- detikNews
Rabu, 18 Mei 2011 14:15 WIB
Menangis Terus, Korban Telepon Kakaknya Setelah Kejadian
New York - Bos IMF Dominique Strauss-Kahn tengah mendekam di penjara di New York, Amerika Serikat atas tuduhan penyerangan seks dan percobaan pemerkosaan seorang pelayan hotel. Korban adalah seorang wanita berumur 32 tahun. Dia merupakan imigran Afrika yang memiliki seorang anak berumur 15 tahun.

Kakak laki-laki korban geram atas peristiwa yang menimpa adiknya. Pria itu ingin melihat Strauss-Kahn diadili.

"Saya mempercayai sistem peradilan Amerika," ujar pria yang dirahasiakan jati dirinya itu. "Saya ingin melihat dia diadili. Keadilan akan ditegakkan," cetusnya seperti dilansir Daily Mail, Rabu (18/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan pria itu, adiknya menelepon dirinya kurang lebih satu jam setelah insiden pada Sabtu, 14 Mei itu.

"Dia menelepon saya dan dia bilang: seseorang telah melakukan sesuatu yang sangat buruk pada saya. Saya telah diserang," kata pria berumur 43 tahun itu menirukan ucapan adiknya.

"Dia menangis terus-terusan," imbuh pria yang bekerja sebagai manajer restoran di Harlem, New York.

Pria tersebut sangat bersedih akan apa yang dialami adiknya itu. "Tak ada keluarga yang seharusnya mengalami ini. Dia wanita pekerja keras yang menjadi korban. Dia imigran Afrika barat yang mengagumkan yang cuma ingin bekerja keras," tutur pria itu.

"Saya menyayanginya, dia adik saya dan dia sudah lebih baik sekarang karena telah berbicara dengan pengacara," pungkasnya.


(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini