Bankir berambut pirang tersebut, Piroska Nagy, saat itu mengirimkan surat yang isinya mengingatkan IMF tentang perilaku Strauss-Kahn terhadap kaum wanita.
Surat itu dikirimkan tiga tahun lalu ke badan yang ditunjuk IMF untuk menyelidiki dugaan affair tersebut. Dalam surat itu, Nagy mengklaim Strauss-Kahn sebagai "pria bermasalah yang mungkin membuatnya tak bisa memimpin institusi di mana kaum wanita bekerja di bawah komandonya."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian diungkapkan sumber kepada New York Times seperti dilansir Daily Mail, Rabu (18/5/2011). Menurut Times, Strauss-Kahn kala itu gencar mengejar Nagy termasuk dengan mengirimkan pesan-pesan SMS yang vulgar.
Saat itu IMF melakukan investigasi internal atas affair tersebut guna memastikan apakah Strauss-Kahn telah menyalahgunakan kekuasannya dengan mengejar-ngejar Nagy, yang ketika itu berumur 50 tahun, dengan menawarkan promosi jabatan ataupun kenaikan gaji.
Menyusul penyelidikan ketika itu, dewan IMF, meski menganggap perilaku Strauss-Kahn tidak semestinya, namun menyatakan pria itu bebas dari tuduhan pelecehan dan penyalahgunaan kekuasaan.
(ita/nrl)











































