"Sekjen sangat prihatin bahwa banyak orang telah tewas atau terluka. Dia meminta semua yang terkait untuk menunjukkan pengendalian diri dan menahan dari provokasi guna mencegah eskalasi ketegangan," kata juru bicara Ban, Martin Nesirky seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (16/5/2011).
Ban juga menyerukan ketenangan di wilayah tersebut dan tanggung jawab besar dari semua pihak terkait.
Sedikitnya 12 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka ketika pasukan Israel melepaskan tembakan saat warga Palestina turun ke jalan di perbatasan Israel dengan Libanon, Suriah dan Gaza. Aksi demo tersebut dilakukan warga Palestina untuk memprotes pembentukan negara Yahudi.
Saat itulah ribuan demonstran dari Suriah mencoba mendorong masuk ke wilayah Golan Heights yang dikuasai Israel. Akibatnya, militer Israel melepaskan tembakan hingga menimbulkan banyak korban. Peristiwa itu merupakan insiden kekerasan terburuk di wilayah itu sejak perjanjian damai 1974.
(ita/fay)











































