"Kesehatan Suzanne stabil dan dia saat ini berada di bawah pengawasan kepolisian," ujar Menteri Kesehatan Mesir, Hatem Ashram mengutip kantor berita resmi MENA, seperti dilansir dari AFP, Minggu (15/5/2011).
Kondisi Suzanne langsung drop beberapa jam setelah Lembaga Antikorupsi (IGA) di Mesir mengeluarkan perintah penahanan kepada istri mantan Mubarak di penjara perempuan Qanatar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suzanne dituduh memperkaya diri secara ilegal sejak rezim berkuasa Mubarak memimpin Mesir. Suzanne juga dikabarkan sebagai otak di balik rencana pengambilalihan kekuasaan dari suaminya, Mubarak, ke putranya, Gamal.
Mubarak sendiri sudah ditahan sejak 13 April lalu di RS Sharm el-Sheik setelah dilaporkan mengalami serangan jantung. Dia telah diinterograsi Kejaksaan setempat atas beberapa tuduhan, termasuk pemesanan penembak antirezim Mubarak.
Menteri Kehakiman Mesir, Aziz al-Gindi memastikan akan tetap menahan Suzanne setelah ia pulih. "Hukum diterapkan untuk semua orang, dan tidak ada yang dikecualikan," jelasnya.
(mok/mok)











































