"Serangan jantung dan peningkatan tajam dalam tekanan darah, dia (Suzanne) akan dirawat di ruang observasi," kata kepala Rumah Sakit Sharm el-Sheikh, Mohammed Fathallah, seperti dikutip AFP, Sabtu (14/5).
Kabar tersebut datang beberapa jam setelah Lembaga Antikorupsi (IGA) di Mesir mengeluarkan perintah penahanan kepada istri mantan Mubarak di penjara perempuan Qanatar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena bahaya bila melalui jalan darat," ujar Kepala Keamanan Sinai Selatan, Mohamed al-Khatib.
Suzanne dituduh memperkaya diri secara ilegal sejak rezim berkuasa Mubarak memimpin Mesir. Suzanne juga dikabarkan sebagai otak di balik rencana pengambilalihan kekuasaan dari suaminya, Mubarak, ke putranya, Gamal.
Mubarak sendiri sudah ditahan sejak 13 April lalu di RS Sharm el-Sheik setelah dilaporkan mengalami serangan jantung. Dia telah diinterograsi Kejaksaan setempat atas beberapa tuduhan, termasuk pemesanan penembak antirezim Mubarak.
(ahy/lrn)










































