Warga tidak mengira akan mengalami gempa sedahsyat ini.
"Kami tahu kami tinggal di dekat garis patahan namun kami tak mengira ini akan terjadi pada kami," kata Pepe Tomas, seorang perawat di klinik setempat seperti dilansir AFP, Kamis (12/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa tersebut merupakan gempa paling mematikan di Spanyol dalam kurun waktu lebih dari 50 tahun. Gempa tersebut menewaskan setidaknya 10 orang. Gempa juga meruntuhkan banyak gedung.
Juru bicara Palang Merah Spanyol, Carla Vera mengatakan, gempa ini menyebabkan sekitar 15 ribu orang di Kota Lorca kehilangan tempat tinggal. Kota tersebut berpenduduk sekitar 90 ribu jiwa. Palang Merah telah membagi-bagikan bantuan seperti ribuan selimut juga makanan dan minuman.
Ini merupakan gempa terparah di Spanyol sejak tahun 1956 silam. Ketika itu 12 orang tewas dan sekitar 70 orang lainnya luka-luka akibat gempa di wilayah Granada. Menurut Institut Geografis Nasional AS, sekitar 2.500 gempa terjadi di Spanyol setiap tahun. Namun hanya beberapa saja yang dirasakan oleh warga Spanyol.
(ita/nrl)










































